Menjahit
Menjahit harus bisa dilakukan seorang perempuan khususnya.Karena dunia ini begitu dekat dengan kehidupan perempuan sesuai dengan fitrahnya.Seorang perempuan seharusnya bisa menjahit minimal menjahitkan lagi kancing baju yang lepas,karena seorang Rasulullah shollallaahu 'alaihi wassallam pun bisa menjahit kancing baju beliau yang lepas demi meringankan pekerjaan istri beliau.
Kesukaanku menjahit dimulai dari kecil,awalnya karena sering melihat ibunda yang sering membuatkan baju baik untuk dirinya sendiri maupun untuk putra-putrinya.Setelah usia remaja,ibu mengusulkan agar sebaiknya aku mengambil kursus menjahit supaya bisa memperdalam teorinya.Sampai di sini aku punya cerita,ketika kelas tiga SMA ada guru yang bertanya,"Siapa diantara kalian [murid-murid] yang mengambil kursus diluar kegiatan sekolah?" ada tiga siswi yang mengangkat tangan termasuk aku.Kemudian sang guru menanyakan kursus apa saja yang diikuti.Siswi pertama menjawab bahwa dia mengambil kursus komputer.Siswi kedua menjawab dia mengambil kursus mengetik dan aku sendiri menjawab kalau aku ambil kursus menjahit.Sang guru heran sambil tertawa kecil setengah mengejek ,kok ambil kursus menjahit bukan kursus mengetik atau komputer?Dengan yakin aku menjawab,kursus menjahit akan selalu berguna selama hidupku,karena belum tentu aku akan menjadi wanita karir dan berada di kantor selamanya.Alhamdulillah,ternyata pilihanku tidak salah.Karir utamaku adalah menjadi manajer rumah tangga dengan karir sampingan pemilik sebuah rumah jahit walaupun kecil-kecilan.
Demikianlah ceritaku tentang menjahit, dunia kecil yang penuh kesan dan pelajaran.Berikutnya aku akan membagi sedikit pengetahuanku tentang cara mengukur dan membuat pola-pola sederhana.Mudah-mudahan bisa bermanfaat buat siapa saja yang membutuhkan.Wassalam
Kesukaanku menjahit dimulai dari kecil,awalnya karena sering melihat ibunda yang sering membuatkan baju baik untuk dirinya sendiri maupun untuk putra-putrinya.Setelah usia remaja,ibu mengusulkan agar sebaiknya aku mengambil kursus menjahit supaya bisa memperdalam teorinya.Sampai di sini aku punya cerita,ketika kelas tiga SMA ada guru yang bertanya,"Siapa diantara kalian [murid-murid] yang mengambil kursus diluar kegiatan sekolah?" ada tiga siswi yang mengangkat tangan termasuk aku.Kemudian sang guru menanyakan kursus apa saja yang diikuti.Siswi pertama menjawab bahwa dia mengambil kursus komputer.Siswi kedua menjawab dia mengambil kursus mengetik dan aku sendiri menjawab kalau aku ambil kursus menjahit.Sang guru heran sambil tertawa kecil setengah mengejek ,kok ambil kursus menjahit bukan kursus mengetik atau komputer?Dengan yakin aku menjawab,kursus menjahit akan selalu berguna selama hidupku,karena belum tentu aku akan menjadi wanita karir dan berada di kantor selamanya.Alhamdulillah,ternyata pilihanku tidak salah.Karir utamaku adalah menjadi manajer rumah tangga dengan karir sampingan pemilik sebuah rumah jahit walaupun kecil-kecilan.
Demikianlah ceritaku tentang menjahit, dunia kecil yang penuh kesan dan pelajaran.Berikutnya aku akan membagi sedikit pengetahuanku tentang cara mengukur dan membuat pola-pola sederhana.Mudah-mudahan bisa bermanfaat buat siapa saja yang membutuhkan.Wassalam


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda